Sahabatku comatose

Sahabatku coma. Dan saya sekarang sedang menemaninya berbaring tak berdaya.

Siapa suruh berenang?! Dia gak pernah belajar berenang! Saya akui, saya salah. Membiarkannya menunggu sendirian di pinggir kolam air sebesar dan sedalam itu. Saya hanya gak mengira dia bakal betul-betul menyelam ke dalamnya.

Dia baru diangkat sekitar 2 jam pencarian. Kondisinya sangat memprihatinkan. Tindakan pertolongan pertama sudah dilakukan. Pembedahan kecil dilakukan untuk mengeluarkan dan membersihkan air yang menggenangi organ tubuhnya. Sekilas semua organ tidak mengalami kerusakan. Tubuhnya disetrum, dan ternyata dia masih bergetar. Sekarang kita semua sedang menunggu–dengan cemas–apakah dia bisa kembali bercahaya dan bersuara lagi. Saya berharap dia cepat sadar. Semoga kejadian ini tidak merusak memori yang menyimpan banyak kenangan dan informasi tentang kita. Saya hanya ingin semuanya seperti dulu.

Besok saya akan membawanya untuk diperiksa orang yang lebih ahli. Walau kondisinya tampak tenang, saya ingin memastikan apakah ada kerusakan permamen dan apakah dia bisa betul-betul seperti dulu lagi. Mohon doanya.

Akhirnya, saya berpesan untuk semua orang yang membaca post ini… Jaga HP kamu dan jangan sekali-sekali meninggalkannya di tumpukan baju yang siap dicuci! Doh!!